Kancing masih terbuka.“Apa kau ..?”
“Ya … . Bokep Aku bisa merasakan volumenya ketika lenganku menggeseknya. Hari berangsur gelap.“Pengumuman, bapak ibu. Merasakan bentuknya. Sedikit ku remas, tapi tidak banyak. Sangat keras. Tipikal keluarga Jakarta, berumur di akhir 30an dan baru saja mempunyai anak. Tidak nyaman memang. Sepanjang sejarah hidupku. Airnya menetes membentuk alur di kaca jendelaku. Ternyata dia mendengar. Suami saya dapat tiket tempat duduk di seberang. Tangan dia sepertinya cerdas, kembali mencari sasarannya yang tadi lepas. Dia tidak menolak. Mei, calon istriku, kemudian menyusul ke Jakarta dan bekerja di sebuah bank di Bintaro. Tapi bukan itu alasannya. Seperti menghayati sesuatu. Semua orang tampaknya sudah terlelap. kental. Tangannya menarik tanganku dan mengarahkannya ke tempat yang aku inginkan. Tapi aku tidak mau mengambil resiko terdengar. Apabila dililhat dari jauh, seperti orang yang tangannya kedinginan karena AC. Payudaranya besar. Hari berangsur gelap.“Pengumuman, bapak ibu. Tiba-tiba jariku seperti ditumpahi cairan hangat. Aku kembali mengelus pahanya.




















