“Pelan-pelan ya Pak.. ya.. Bokep Hot kontol saya jadi pingin cepet muntah nih.. ahh.. “Oh pantas pelanggannya banyak..” ujar saya. ahh.. kocok terus.. “Aaahh.. kalau nama Bapak siapa?” tanya saya kembali. jilat dong Pak pantat saya Pak..” kata saya mulai lupa daratan. ah.. Melihat tubuhnya yang hitam kekar, berkumis lebat dan berkepala agak botak serta sorot matanya yang tajam, saya mengira bahwa ia orang yang pendiam dan mungkin angkuh. merangsang sekali sih”. “Hasan..” jawabnya singkat. Kalau anda berminat mengetahui kisah selanjutnya silahkan membaca cerita berikut ini.Di sekitar tempat tinggal saya ada seorang tukang pijat yang sangat banyak sekali pelanggannya. wah.. aahh.. terus.. “Ya apa saja Pak.. Apalagi ketika Pak Hasan melakukan kocokan-kocokan yang teratur sembari menciumi payudara dan ketiak saya serta terkadang memasukkan jarinya ke mulut saya yang menimbulkan rasa nikmat yang laur biasa.“Terus Pak.. cepetan dong..




















