ngomong-ngomong Bu Tadi sudah berkeluarga sekitar 3 tahun kok belum diberi momongan yaa”, kataku hati-hati.“Ya, itulah Dik Budi. Bokep Cina Batinku bersorak. Pelan pintu terbuka dan aku masuk ke dalam. Kita kan nggak usah buru-buru nih. Kami berpelukan lagi, berciuman lagi dengan penuh gairah. Batinku bersorak. Istriku tidak hamil-hamil juga walaupun penisku kutojoskan ke vagina istriku siang malam dengan penuh semangat.Kebetulan istriku juga mempunyai nafsu seks dan gairah yang besar. Apabila Pak Tadi tidak ada di rumah dan benar-benar aman, Bu Tadi memadamkan lampu di sumur belakang rumahnya. Terdengar gemerisik. Aku segera naik di atas tubuh Bu Tadi. kalau itu sih iiiya Dik Budi” jawab Bu Tadi agak kikuk. Kami tuntaskan kerinduan dan cinta kasih kami malam itu. Aku segera naik di atas tubuh Bu Tadi. Aku tersenyum penuh kemenangan. Demikian juga aku selalu membisikkan dan menyebutnya Mama kepadanya.




















