Yayasan Bunda Erika, aku membacanya di sebuah papan nama di depan pintu masuk bangunan itu. “Aku..aku..sayang Erik”
“Erik adalah milikku..hanya milikku seorang”
Pikiranku berputar-putar memikirkan hal itu. Bokep Thailand Apa kau kenal dengan anak ini?”, tanyanya. “Sempurna” katanya dingin. “Ya Erik..aku adalah milikmu. Setiap kali tubuh Erik menghentak, aku menjerit sekeras-kerasnya. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. Kami bertiga sangat bahagia.Aku tidak ingat, bagaimana aku bisa sampai di panti asuhan itu. Tiba-tiba, Erik menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak. “Hhh..!!”
“Tidak apa-apa..kalau Erik..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Erik mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku. “Hey Maria, Erik itu ganteng banget ya? Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi.




















