Aku hanya dapat memejamkan mata karena tenagaku sudah habis setelahmulutku disumpal habis oelh tangan Viko yang membuatku sulit bernafas.“Woooww…ternyata masih perawab son…” celetuk Soni.Tak terasa airmata jatuh berlinang mendengar ucapannya Soni tersebut. Aku jadi mengatuk, kepalaku rasanya berat sekali setelah meminum beberapa teguk minuman itu dan membuatku tak sadarkan diri. Bokep Cina Aku lulusan dari universitas yang gak begitu terkenal sehingga banyak orang yang menganggap remeh diriku. Dikesehariannya aku selalu memakai hijab. Omong punya omong ternyata alasan bosku mengajak kami makam malam ketempat itu dia ingin mengucapkan salam perpisahan. Tapi 3 orang laki-laki tadi dan bosku sering membicarakanku di belakang Viko yang paling aku khawatirkan karena dilihat dari tatapan matanya seakan ingin memangsaku.Bosku mengajak kami makan malam di restoran yang glamor dengan lampu kelap-kelip dan banyak musik bising yang aku tak pernah dengar.




















