Sehabis mandi aku langsung merebahkan diri di ranjang dan ku nyalakan televisi, ku pikirkan sebenarnya apa pekerjaan John, kamar tamu saja fasilitasnya begitu lengkap, mungkin John memiliki beberapa perusahaan di sini. Bokeb Sambil ber-onani aku membayangkan adegan yang sedikit ‘rape’ itu hingga tanpa sadar karena kecapekan aku pun tidur terlelap… Tapi Agnes tidak menunjukkan kamarnya padaku, aku rasa kamar besar sebelah kamar Chelsea adalah kamarnya.Tak lama berkeliling ‘istana’ nya John, aku pun minta ijin untuk kembali ke kamarku yang tidak jauh dari kamar Chelsea untuk segera beristirahat. Astaga, aku sangat terkejut setelah mencoba mengintip isi kamar itu. Aku cuma khawatir kecanduan dengan perilaku begini yang akhirnya akan hypersex seperti temanku, Tono, atau kelainan seperti John ini.Setelah cukup lama John mengelus-ngeluskan penisnya di pinggiran vagina Agnes, akhirnya John melesapkan juga rudalnya ke dalam vagina Agnes. “Tapi nes, aku merasa sangat bersalah…” aku tidak sempat minta maaf pada Agnes karena dulu aku pernah di-opname di rumah sakit dengan waktu yang cukup lama dan ketika




















