komedi gelap Cewek Kacamata Omek Meki Pink Basah: sindiran, ambiguitas, dan plot kacau. Plus: skrip tajam. Film Porno Minus: humor tidak untuk semua. Untuk selera khusus. Mulai.
Vaginanya basah sekali. Aku tak tahu apakah itu cinta tapi, kian hari dadaku makin sesak. Lalu ia berbaring di sofa.“Masukin wan, puaskan dirimu, semprotkan cairanmu ke dalam rahimku. Mbak Dewi berusaha melepas bajuku, dan tanpa sadar, aku sudah hanya bercelana dalam saja. Ia menggelinjang. hehehe…tapi itulah cintaku, aku cinta dia dan dia cinta kepadaku. Apalagi ia adalah bibiku sendiri. Ia jatuh ke sofa, aku lalu mengikutinya.“Aku juga cinta kamu wan, dan aku bingung”, katanya.“Aku juga bingung mbak”Kami berciuman lagi. Mbak Dewi tampak mencoba untuk menghindari pandanganku. Mbak Dewi sedikit rakus setelah ia menemukan partner sex baru. Kudorong maju mundur, posisi normal ini membuatku makin keenakan. Tercium bau harum parfumnya.“Kamu sudah punya pacar Wan?”, tanya mbak Dewi.“Nggak punya mbak”“Koq bisa nggak punya, emang nggak ada yang tertarik ama kamu?”“Saya aja yang nggak tertarik ama mereka”“Lha koq aneh?




















