“Karir secara teori sudah ada yang garansi, maka harus lainnya.”
“Iya apa?”Aku pura-pura berpikir sejenak sambil membayangkan Tutik yang cantik seperti Tutik Pungki. Ternyata usulan Tomi lebih gila lagi, dia akan mengajak Papanya untuk bergabung bersama, kemudian Tomi menghampiri ayahnya, mereka terlihat berbicara serius sambil berbisik seolah tidak mau menarik perhatian undangan lainnya. Bokep Brazzers sshh.. Agak cangHermang juga aku begitu bertiga dengan Tutik dan suaminya, ada perasaan tidak enak dan segan terhadap Tomi. Tanpa menunggu tanggapan dari lainnya, digandengnya istriku dan menuju Tutik yang kakinya masih dikepalaku, kemudian beliau mengajak kedua bidadari telanjang ke ranjang. “Yess.. rupanya Papa sudah cerita banyak tentang Tutik , oke-lah terserah kamu-lah, tapi prinsipnya aku setuju saja.”
“Oke deal, don’t worry my friend,” jawabku sambil mengajak dia bersalaman.“Kapan direalisasi? harder.. harder..










