“Hey Maria, Erik itu ganteng banget ya? “Panas..badanku terasa panas..Erik..” pikirku dalam hati. Bokep Ojol Erik bergeser ke sampingku. Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Sakit!! tidaak!!” aku sangat malu melakukan posisi itu.Tetapi Erik tidak peduli dan melanjutkan kembali permainannya. Ballroom hotel itu sangat indah, Erik mempersiapkannya secara spesial. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. “Ya Erik..aku adalah milikmu. Erik melihatku dengan penuh nafsu. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Erik belum pulang dari kantor. Dia sangat memanjakan aku. Kenapa??!!”
Dia melihatku dengan pandangan marah. Marah yaa? Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Dia sangat memanjakan aku. Kamu itu perempuan apa??!! Kamu itu perempuan apa??!! Aku pun hanya bisa tertawa, aku pun menetujuinya.




















