Kata mereka namanya oksigen. Sampai dia menjepit kepalaku dengan kedua kakinya. Bokep Tante Kami cepat-cepat ke pulau kecil dan menambatkan perahu, lalu kami berlari ke dalam gubuk yang ada di pulau kecil itu. “Ayahmu hanya tau menusuk memek ibu dan menusuk belakang ibu, kalau ibu lagi haid,” katanya. Kami mengeluarkan jaring dari perahu dan menjemurnya, sembari memperbaikinya. Ibu menyumpalkan teteknya ke mulutku. Kami memasang layar dan mengarahkannya pulang. “Ah…” Sutinah mulai mendesah, setelah lidahku mulai meliuk-liuk pada itilnya. Secepatnya jika angin kencang, 45 menit. “Ayahmu hanya tau menusuk memek ibu dan menusuk belakang ibu, kalau ibu lagi haid,” katanya. Sutinah tersenyum. Hujan masih terus turun dengan derasnya. Ibu tersenyum. Dia sudah pula menyebut dirinya dengan kata Bu ne. Aku pun meanggilnya Bu ne. Ibu sempat melihatku.




















