Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Bokep India “Panas..badanku terasa panas..Erik..” pikirku dalam hati. Saat itu, aku benar-benar sendirian. Aku berteriak. Tapi, dia juga bersikap disiplin. Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Erik mengajakku istirahat di kamar hotel. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Setiap kali tubuh Erik menghentak, aku menjerit sekeras-kerasnya. Erik sangatlah baik padaku. “Terima kasih Erik..aku sayang sekali sama Erik..”
Erik pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius. Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya. “Halo.. tidaak!!” aku sangat malu melakukan posisi itu.Tetapi Erik tidak peduli dan melanjutkan kembali permainannya. Erik melanjutkan ciumannya ke leher dan menggigitnya sedikit, remasan tangannya di payudaraku makin kuat. Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Erik..”
Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Aku hanya bisa terdiam terpaku.




















