Duh.. Waktu itu aku hendak menutup dan mengunci pintu pagar. Bokep Cina Dan.. Tapi tidak apalah, pikirku, mungkin udah jadi kebiasaannya. Kaget juga jadinya dia. ada sesuatu yang hendak aku bicarakan..”Tanpa bertanya lebih lanjut, aku mengikutinya masuk ke dalam rumah (tentunya setelah pagar itu aku tutup dan kunci). Aku tidak percaya dengan suaraku sendiri. Termasuk hubungan dengan tetangga sekitarnya. duh.. Kayaknya lebih besar dari punya isteriku.Sepanjang perjalanan ke kantor, badanku terasa panas dingin memikirkan payudaranya itu. Tampak kepalanya menengadah setiap kali tusukanku kuulangi. Aku tidak percaya dengan suaraku sendiri. Dan.. aku tahu kau punya senjata yang hebat. seperti melayang di awan-awan aku dibuatnya. Buk..! ah.. Aku punya seorang tetangga yang tinggal di seberang rumah. Memang aku lumayan perkasa kali ini.Beberapa menit berlalu.




















