Dia akan pulang malam ini?” aku benar-benar merasa terhina. Bokep SMA Tangannya menyentuh bahuku, menarik turun tali BH-ku satu persatu lewat dari pundakku ke lenganku. “Kelvin! “Ngapain sih?” tanyaku tersinggung, karena yang diganti ternyata cuma sarung bantalku. Sorenya aku ditelepon, katanya sudah beres dan bisa dijemput. Dengar, Khristi, kita udah putus, aku udah meminta dia keluar secepatnya, tapi dia butuh waktu mencari tempat tinggal lain.”
“Tentunya kau tidak memerlukan bilang-bilang sebelum semua ini terjadi!” kataku sinis. Gaun panjang ini tidak mengijinkan aku mengenakan bra karena bagian punggungnya sangat terbuka. Bahannya lumayan tipis terasa menempel di tubuh, memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhku dan paha kananku yang putih mulus karena belahan rok yang cukup tinggi. Sampai akhirnya kita mau berpisah, dia minta nomor teleponku yang personal. Untuk buang kesal, aku jalan-jalan lihat mobil-mobil di showroom. “Kelvin! Memang dia mengantarku. Tangan Kelvin mencoba melorotkan celana dalamku, tapi aku tahan, “Stop di sini… pleaasse, aku enggak bisa melanjutkan…” aku masih mencegahnya dengan cara menempatkan tangan kiri di celanaku dan tangan




















