Mas Tukul kan sudah mengeluarkan a-air ma-maninya di dalam, aku takut nanti aku hamil, MasLho? Ciuman sama Tukul ibarat menempelkan bibir ke alat penyedot debu, sedotannya maut!(Penonton bersorak-sorai dengan gembira)Tukul mendekati kamera sambil cengengesan. Sex Bokep kata Tamara sambil menahan diri agar tidak menangis, nada suaranya bergetar ketakutan, ia melirik ke arah Rafly memohon ampun. Pengen ya? Untung saja janda cantik itu sudah biasa menghadapi laki-laki yang memanfaatkan situasi seperti Tukul ini, jadi dia diam saja dan terus tersenyum ke arah penonton.(Penonton bersorak-sorai Cium! Si gundul berjenggot yang tadinya sudah merem melek itu terpaksa gigit jari karena Tamara sudah ditarik oleh Tukul kembali ke tengah panggung.Tukul membimbing Tamara kembali ke sofa. Tutur katanya yang sopan membuat Tukul tambah belingsatan. Tapi tujuan utama Tukul adalah belahan bibir bawah yang harum milik Tamara.










