“Wajahmu terlihat pucat”, kata Alex sambil memandangiku dari arah spion tengah.”Aku demam”, jawabku ketus. Dokter yang baik dan hebat, aku yang sudah pasrah dengan penyakitku kini memiliki sedikit harapan.“Setelah kamu sembuh, aku akan meninggalkan tempat ini, menunggu panggilan Alex lagi”, kata dokter itu. Video bokep “Saya sakit mas…”, jawabku meminta belas kasihan. Pria lain yang sudah ku sepong penisnya, sudah mengantri untuk menusuk vaginaku dengan penis mereka. “Oh, sudah bangun?..”, tanya dokter yang juga terbangun. Ada empat wanita cantik berpakaian seksi duduk di sana, dinding ruangan itu dari kaca, aku di suruh duduk di sana bersama para gadis itu. Kini aku resmi menjadi budaknya secara utuh. Badanku masih lemah karena sakitku. Setelah minum obat, aku pun terlelap di kasur yang sudah dibersihkan oleh dokter tua itu. Kini mereka secara bergiliran menggenjotku dari lubang anusku. “Tangkap kakinya!”, perintah salah satu pria. Mungkin ia beronani ketika aku tertidur pulas.




















