Entah sudah berapa kali aku orgasme, mungkin lebih dari 4 kali karena setiap kali Mbah Centeng memompa penisnya ke dalam vaginaku terdengar bunyi kecipak air yang sangat kencang menandakan kalau vaginaku sudah sangat becek. Bokep Colmek “hah, kok bisa dia tau?”, tanya Riska
“mana gue tau, itu yang gue bikin illfeel ama dia”. Dia tersenyum melihatku yang sudah berhasil ia kuasai. “emang bener?”, tanya Mbah Centeng kepadaku. “please,,,”. Aku juga jadi memikirkan masalah mualku ini. Aku pun meluruskan tanganku ke atas sehingga dia bisa membuka bajuku, setelah membuka bajuku, dia membuka kaitan bhku dengan kedua tangannya sementara dia jilati belahan payudaraku membuat birahiku semakin di puncak saja. “bleess,,,mmhhhh”, desahku ketika penis Wawan yang tidak begitu besar menembus masuk ke lubang vaginaku. “aahhh,,”, desahku karena hujaman penis Mbah Centeng berasa pedih tapi nikmat di vaginaku. “yang bener mbah?”. Tapi, seperti yang kubilang tadi, aku tidak nyaman dengannya karena dia aneh dan suka membanggakan dirinya, memang sih dia pintar dan sering ikut lomba karya ilmiah tingkat













