“Saya Andina….”, balas Andina sambil menjulurkan tangannya untuk bersalaman. Bokep Family “Action….mulai !!!!”, perintah Frans sambil menghidupkan kameranya dan mengarahkan ke adegan Martinus yang tengah meringkus Andina. “Iya…iya…kamu akan saya ambil 5 shot aja koq dan masih ada tip-nya, jadi jumlah yang akan kamu terima nanti akan lebih banyak dari jumlah yang kamu perhitungkan”, jawab Frans sambil tersenyum melirik Andina.Dan tibalah mereka disebuah ruangan dibagian belakang rumah tersebut, ruangan tersebut nampaknya sudah di set-up untuk pemotretan. “Selasai…!” Frans mengacungkan jempolnya. “Oouuhh…cantik nian kamu Andina…tanganmupun mulus sekali”, ujar Frans sambil menyambut uluran tangan Andina.Dan…“CUP….” sebuah kecupan bibir Frans tiba-tiba mendarat dipunggung tangan Andina, membuat Andina agak terkejut karena baru kali ini diperlakukan bak seorang putri dari daratan eropa.“Mari silahkan masuk” Frans mempersilahkan Andina memasuki rumah sang fotographer itu. “AHA…jelaslas sudah berarti thema film kita adalah PEMERKOSAAN !”, teriak Frans sambil menghidupkan handycamnya.“Kita langsung mulai saja pengambilan gambarnya…”.




















