Gadis Rusia Nakal Dengan Lubang Pantat Yang Besar Dan Menggoda

Sori deh..” nada suara ketakutan terdengar dari seberang. hh..” kuraasakan keringat di permukaan perutku. Bokeb Aku jadi semakin sering menelepon Enni (kekasih pertamaku) walau hanya sekedar menceritakan betapa aku merasa sangat sendirian. “Hahaha.. ah.. “Hhh.. Nia..” jawabku. Sampai di sini aku terdiam, memandangnya tanpa berkedip, lalu kami berdua tertawa terbahak-bahak, antara sedih, kerinduan, dan kasih sayang tulus seorang teman sejati.Masih kuingat, sebelum kuturunkan kembali ia di Gramedia (karena Dita akan menjemputnya seperempat jam lagi), Nia sempat mencium pipiku dan meremas kemaluanku dari balik celanaku, tersenyum memandangku dan berkata, “Ray, kita akan bersahabat selamanya..” aku hanya bisa tersenyum saat itu, semua gejolak nafsuku hilang berganti perasaan menyesal, sayang, dan haru yang berkecamuk di hatiku. Nia..” kuremas dadanya di genggamanku, menikmati kekenyalannya. mmhh.. Yah, sedih sekali, sampai menempelkan kepalaku di pahanya. ah.. “Ray..” mendadak (seperti wanita pada umumnya) Nia menekan bahuku menjauh. “Ssshh.. “Nia.. Sempat terpikir olehku tentang apa saja yang telah diceritakan Enni kepadanya mengenai hubungan kami. Nia..” jawabku.

Gadis Rusia Nakal Dengan Lubang Pantat Yang Besar Dan Menggoda

Related videos