Aku hanya diam saja sambil menunduk malu.“Kamu tau kenapa kamu di sini?” tanyanya lagi.Aku hanya menggelengkan kepala saja.“Kamu itu di sini buat muasin kita kita. Ketika aku masuk, ternyata tidak ada seorang pun di situ selain aku dan Arka.“Kok ga ada anak anak? Bokep Mama Aku sudah seperti di dalam sorga dunia.Aku tidak tahu sudah berapa kali aku orgasme malam itu. Aku merasakan kedua tangannya mengangkat rok ku sampai ke pinggangku. Selalu ada penis yang mengisi vaginaku. Dengan sedikit tertatih aku berjalan mencari baju baju ku. Aku merasa bahwa muka dan badanku mulai memanas, aku tidak tau apakah itu reaksi dari bir atau sorotan sorotan mereka. Mau ga?” tanyaku menggoda.“Hahaha. Ntar yang lain kan iri” katanya mengejek.“Pls entot aku, aku udah ga tahan lagi” kataku sambil merangkak ke salah satu dari mereka dan mulai meremas remas penisnya.Mereka hanya ketawa dan memanggilku “maniak seks”, “cewek gila penis” dan lain lain nya.Aku pun segera memasukan penis yang kupegang itu ke mulutku.




















