ahhh..” vaginanya sudah mulai basah, kugerakan jemariku makin cepat naik turun dipermukaan bibir vaginanya,..Vero mendesisi, sembari tak henti menjilati puting payudara-ku,..tangan kirinya masih bergelayut memeluk-ku, sementara tangan kanan-nya digunakan merangsang permukaan dadaku,..Kurasakan permukaan vaginanya bertambah basah, tangan-ku pun mencuri kesempatan menjamahi payudara kencangnya itu, ya makin lama kami makin terpacu birahi, terpacu dosa kenikmatan, entah berpura atau tidak, tapi gerakan tubuh Vero menggambarkan seolah Vero ikut menikmati ini, semua,..“Pak… gak tahan, jangan di depan ajah.. demikian juga dengan keaadan ruang kerja-ku,.. Bokep Jilbab/Hijab aku menarik nafas panjang,..jantungku berdegup kencang sementara Veronica melangkah mendekatiku,..“Bapak,. Dia seusia anak-ku, akutak mau anak-ku seperti ini,..Sebuah petir kembali menyambar,..diiringi derasnya hujan,.Hal yang langka diawal musim kemarau ini,..“Kalo segini sich belum cukup,..” Aku bahkan tak percaya ini meluncur dari mulut-ku,..Vero sampai tertegun mendengarnya,..Aku berdiri mendekatinya,..Kuraih dagu muridku, kucium bibir mungilnya itu,..Vero mendorong-ku,..Tak ingin lagi dia dicium oleh-ku,..“Bapak mau apa?” Vero bertanya, nadanya ketakutan,..“Bapak Cuma mau lagi…”Kudorong dia ke meja kerjaku, kali ini menungging,..




















