dan waow.. dan ditengah rintihanya,, Narwa berkata,“kaakk.. Bokep Tante Licik banget” ditengah-tengah rontanya aku pun sedikit menggesek-gesekkan penisku ke pantatnya yang padat, sembari tanganku yang satunya menggesek-gesekkan memeknya yang dibalut celana legging ketat..Benar saja.. dimasukkan nya seluruh Kontolku mulutnya.. Kakk sakittt.. masih nggak mau?? Kakkk mau kelur nihhh..”Mendengar perkataanku.. selama diperjalanan beberapakali toketnya menyentuh punggungku.. malah dia sampai meracau tak karuan“Ohh nikmat kakk..aahhhyyaa aayyhhh aahh nikkmatt aahh kontol besarrr ohh.. udah perih banget kakk” ktanya.. aku pun menarik tangan Narwana untuk ikut denganku, akhirnya ada sebuah tempat sepi di semak-semak yang jauh dari sekumpulan teman-teman kampus.“Ada apa Kakkkok ngajak ketempat sepi begini? “Ihh jangan dong kakk, entar bisa berabe” katanyaLalu masih dalam posisi merangkul pundaknya, jariku mengusap-usapkan di toketnya sambil berkata,“Ya udah kalau begitu, aku pengen ngerasahin tubumu nar”
“Apa-Apaan ini kak!”
Melihat responya aku pun mendekapnya sambil menutup mulutnya dengan jariku sembari ku ancam..“Kalau kamu nggak mau aku entotin, aku akan beritahu sama orang tuamu kalau kamu ada skandal sama temanku”Dia pun hanya berkata




















