, aku nggak kuat lagi sayang, please aku.. Bokep Asia , teruss.. Hendra kembali melumat bibirku. clep. Bisakan..? Sekaran ganti Bu Fika dong yang aktif..! Bermenit-menit kemudian tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut kami berdua. Hendra terpejam merasakan seranganku, sementara tanganku kekarnya masih erat memelukku, seperti tidak akan dilepas lagi.Bermenit-menit kami terus berpagutan saling memompa birahi masing-masing. Sementara aku seperti pasrah tanpa daya. Aku tidak tahu apakah permintaan aku itu tulus , sebab disisi hatiku yang lain sejujurnya aku juga ingin merasakan betapa nikmatnya ketika batang kemaluan yang besar itu masuk kelubang vaginaku. aakkuu.. Aku tidak sempat menghindar, bahkan aku juga membiarkan ketika bibir dan kumis halus Hendra menempel kebibirku hingga beberapa saat. kamu.. Gila, tanganku hampir tidak cukup memegangnya. Hendra memang melepas ciumannya dibibirku, tetapi kedua tangannya yangm kekar dan kuat masih tetap memeluk pinggang rampaingku denagn erat. Tak ayal lagi, buah dadaku yang berwarna putih bersih itu terbuka didepan Hendra. Dadaku sering berdebar-debar kalau mengingat kenikamatan luar biasa




















