Aku duduk di sofa dan Melisa berjongkok membelakangiku. Bokep Setengah jam telah berlalu, dia sudah keluar beberapa kali, tapi penisku malah tergores.“Melisa … kalau terus begini punya kakak sakit, udahan dulu ya”. wanginya sangat khas. Tidak, saya memilih karier yang buruk untuk menjadi guru, saya tidak memiliki bakat untuk mengajar. Kemudian dia mulai menjilati telinga dan leher saya. Anak-anak tidak mendengarkan ketika saya berbicara. Melisa juga merasakan sensasi yang luar biasa saat erangannya semakin keras.Kemudian kami mengubah posisi. Saya melakukannya di kamar mandi guru, bahkan setelah kelas olahraga. Dalam pikiran saya, ada yang tidak beres, tetapi saya membuangnya. Jadi, posisi saya duduk, kontolku terlipat keatas dan dia duduk diatas saya sambil menggosok vaginanya ke penisku. Tiba-tiba, spermaku menyembur di mulut Melisa. “Tenang, aku masih bisa,” kataku.Sekarang giliranku untuk menjilat vaginanya. Akhirnya, kami membuat perjanjian untuk berjalan bersama pada hari Sabtu setelah menyelesaikan kelas olahraga.Sabtu yang diharapkan akhirnya tiba. Rupanya sulit juga karena dia kadang merasa sakit dan harus mulai dari awal.




















