Say hi, buat seluruh pembaca, “Let’s Taste The New Sensation!” Langsung saja yaa!Ini ceritaku tahun 1998 kemarin tanggalnya lupa, umurku saat itu 18 tahun tapi aku sudah semester I di kuliahan. Bokep Twitter “Iya yuk, Lala sendiri juga lagi laper nih Yan, ke ‘TP’ saja yuk (salah satu plaza di kota ‘S’-ku ),” Lala terima tawaranku.Setelah taruh dari Estillo di pelataran parkir di top building aku dan Lala masuk di salah satu restoran untuk makan siang. Dia pun terlentang tiduran di kap mesin Escudo samping mobilku itu. Bukan Iyan namanya kalau mendiamkan cewek dengan posisi tanggung kayak gitu, kuangkat dagunya pakai tangan kanan terus aku mulai cium bibir Lala, ternyata itu bibir tidak reaksi apa-apa. “Wuiiihh band kamu cool juga yah Yan,” Lala memuji. “La makan dulu yuk, Iyan tadi belum sempat makan nih,” aku tawarkan dia untuk makan. bisa nggak jemput Lala ke ‘N’ (nama sekolah modelnya Lala), bisa kan Yan? “La, Iyan boleh pegang La?”
Sebelum Lala bilang apa-apa kulumat lagi bibirnya










