ada mobil mau lewat nih, terpaksa deh kami lepaskan pelukan dan ciuman.Setelah mobil sialan itu lewat aku dan Lala jadi tertawa bersama, gila ternyata Lala itu giginya putih bersih dan juga nafasnya segeeerr banget waktu kissing tadi, aku langsung tubruk tubuhnya meluk dia sambil melumat bibirnya lagi. “Hghhh… gghaappff… Yaan… geelliii.. XNXX Bokep La,” aku berhenti melorotin celana caprinya yang sudah sampai pergelangan kaki itu. Dengan perkenalan itu aku bisa tahu kalau dia seorang model di salah satu Sekolah Model kenamaan di kota ‘S’ , masih kelas 3 SMP tapi sumpah deh bodynya bongsor banget lagian juga bodynya tidak kalah sama cewek-cewek kuliahan (168cm/49kg, langsing ‘kan?).Nothing special to tell diperkenalan itu seperti kenalan biasa saja tapi aku sempat tawarkan dia makan bareng dengan teman-teman yang lain setelah session II selesai, pertama dia menolak tapi bukan Iyan dong kalau tidak bisa merayu cewek. Waahh masih perawan nih bibir pikirku. Aku nggak ikut soalnya besok mau ada ujian olahraga, mana pagi-pagi banget, tadi aku sudah




















