Kebetulan aku tahu suasananya pasti sepi. Bokep Jilbab/Hijab Mungkin salah makan nih.. Oh yeah.. Aku tunggu di luar ya”. Suka..”
“Suamimu memang nggak bisa ya”
“Dia lemah Pak.. Punya suamiku kecil Pak.. Nggak apa khan?” rayuku lagi.Santi tampak tersipu malu. Janji ya” Santi tampak gembira mendengarnya.Kamipun kembali ke ruangan resepsi. Malam” kataku
“Pak Arief dimana?”
“Sedang ke restroom.. Saya hanya berniat membantu kok” jawabku sambil bergegas membetulkan pakaianku kembali. Tatapan matanya tampak curiga melihat aku sedang mengobrol dengan istrinya yang jelita itu. “Suamiku sudah nunggu. Maklum perutku sudah keroncongan, terlalu banyak basa-basi dengan para tamu undangan tadi. Kukocok-kocok kemaluanku dan tak lama tersemburlah spermaku ke wajahnya yang cantik. “Ngomong-ngomong, kamu pintar sekali blowjob ya? Santi puas sekali” katanya saat dia membersihkan wajahnya dengan tisu. Lalu akupun permisi hendak menyapa para undangan lain yang datang, terutama para klienku.“Malam Pak Robert..” seorang wanita cantik tiba-tiba menyapaku.




















