K0ntolnya menggesek-gesek memekku dgn pelan dan lambat. Bokep Jepang Aku sengaja datang tepat jam 4 (jadi sebelum perpustakaan tutup). Dielus-elusnya pahaku sambil matanya menatap wajahku. Tp dia menolak. Wajahku cantik. Payudaraku bergoncang-goncang, rambutku terburai, keringatku, keringatnya mengalir dan berjatuhan di tubuh masing-masing.Kepalaku kugeleng-gelengkan ke kiri dan kekanan. “Bagaimana dgn ini?” tanyaku sambil membuka bajuku. K0ntolnya menggesek-gesek memekku dgn pelan dan lambat. Dia menggenjotku semakin cepat, dengusan nafasnya bercampur dgn desahanku memenuhi ruangan ini. “Payudaramu mantap jg yah Ani, indah dan montok,” pujinya. Ia bisa dgn leluasa menggoyangkan tubuhnya dgn cepat dan semakin kasar.“Paakk…, aakkhh…!”, aku mengerang nikmat, tubuhku mengejang hebat dan kedua tanganku mencengkram kuat pinggir meja itu.Ya…aku telah orgasme. “Iya, makasih ya Pak, Aliyah pulang dulu yah!” aku pamitan dgn memasang senyum manis padanya.Itulah sepenggal kisahku dgn pak Riman penjaga perpustakaanku. Tak lama kemudian dia melepaskan celana dalamnya nya sehingga terpampanglah batang kemalauannnya yg besar dan panjang itu.

















