Aku membimbingnya ke atas kasur. Aku senang karena ternyata Felly memberikan respon. Bokep Family Mataku tidak lepas memandang belahan payudaranya yang terlihat jelas.“Felly, buka dong..!” kataku meminta.Felly menurut saja. Dia membuka celana dalamnya terlebih dahulu, sehingga aku dapat melihat vaginanya yang mempunyai bulu2 halus dan jarang….sangat indah dipandang dengan belahan yg berwarna merah muda dihiasi oleh lendir2 yg meleleh dari dalam vaginanya yg diakibatkan oleh rangsanganku tadi. Cepat-cepat aku bergegas kekamar mandi yg kebetulan berada didalam kamarku. Dia tersenyum dan mendekatiku. Tanpa menjawab pertanyaannya, aku langsung nyerobot ke dalam karenasudah tidak tahan. Batang penisku sudah tegang dan keras, siap menyodok lubang sanggamanya.Dalam hati aku membatin, “Ini dia saatnya… show time..!”Aku mengangkat tubuhnya yang kecil itu dan membantingnya ke tempat tidur, sehingga dia telentang sambil mengaduh.Sebelum dia sadar dengan apa yang terjadi, aku menyodokkan penisku ke dalam vaginanya dengan cepat, sehingga dia berteriak kesakitan.Pelan 2 aku tarik penisku dari vaginanya, terasa hangat dan mencengkram erat penisku….










