Lala tidak bisa ngomong apa-apa lagi kecuali kepalanya yang mendongak ke atas sambil megap-megap saat lidahku mengusap-usap rongga atas dalam mulutnya. Terdengar bunyi-bunyian kecil dari kissingku dengan Lala. Bokep Montok “Wuiiihh band kamu cool juga yah Yan,” Lala memuji. waduuh sorry La.. Kita nonton film yang booming waktu itu ‘TITANIC‘. please…”
“Duuaaarrr” seperti disambar kereta Argo Wilis deh dengar Lala minta tolong aku seperti itu. maapin Iyan yaa?” aku mulai ngomong. Mulai deh hawa AC yang dingin terasa, dengan jacketku aku tutupi tubuh mungilnya Lala yang cuma pakai kaos ketat D&G tipis dan celana capri saja. “Itu dia Yan tadi sudah telepon rumah tapi orang rumah nggak ada, terus mau bareng teman mereka sekarang sudah pada mau berangkat show di Graha. sakit Yaaan!” Lala mengaduh saat aku pijat payudaranya pas di tengah (baca: puting). “Itu dia Yan tadi sudah telepon rumah tapi orang rumah nggak ada, terus mau bareng teman mereka sekarang sudah pada mau berangkat show di Graha.




















