Aku mengintip sedikit, terlihat pintu-pintu garasi yg tertutup, gila… penuh sekali. Bokep Tobrut Di ruangan gelap seperti karaoke ini mau apa sih cari yg cakep banget kalau dianya pakai baju yg tebal dan celana jeans. Benar-benar cantik. Aku berpikir, kalau roomboy-nya datang ketahuan tak ya? Di dlmnya, amboi… banyak wanita cantik yg berpakaian seksi. Asyiknya aku gampang sekali jatuh cinta (hahaha…).“Ayo… teman-teman, ikut aing… aing udah booking kamar yg cukup untuk 20 orang,” seru si Peter.Terpaksa deh aku mengalihkan perhatian aku dari belasan wanita di cafetaria tersebut. kami berjalan melewati lobby hotel, terlihat beberapa wanita cantik yg berpakaian seronok.“Wah… adik aing udah berontak nih…” kata aku yg dilanjuti dengan tertawa teman-teman aku. Sewaktu di mobil si Peter menanyakan alamat si Diah, tapi anehnya dia tak mau memberitahu kami.“Muter-muter saja dech… aing malas pulang,” jawab Diah.Akhirnya si Peter cuma putar-putar di daerah Kota, tanpa tujuan. Mendengar suara bel mobilll dimmmm…dimmmmmmm dengan suara lantang “Woiiiii gusssssss letsgo”dengan itu temanku sudah datang di depan rumahku, aku




















