Gisell juga mengantarkanku ke kamar tamu yang bisa kugunakan untuk beristirahat sampai matahari terbit beberapa jam lagi.Segera saja ku baringkan tubuhku yang aktif dari pagi kemarin. “Mana mungkin ada orang jahat pura-pura minta tolong jam segini ditengah hujan deras, dengan mobil yang lebih mahal dari mobil yang ku bawa malah.” Pikirku dalam hati.Segera ku ambil payung di bagian belakang mobil, dan menghampiri si pemilik mobil yang sedang berdiri sambil memegangi payung di depan kap mobil tersebut.“Kenapa mobilnya, pak? Bokep Terima kasih banyak ya. Suaranya sudah parau, sepertinya ia baru saja menangis.“Kalau saya cek sih, gak ada masalah apa-apa, mbak. Aku pun kaget karena ternyata ia seorang perempuan, dari suaranya terdengar belum terlalu tua. Jadi searah kan sama rumahmu?”“Oh ya? Gisell pun segera mengisi formulir yang diberikan, lalu masuk kembali ke dalam mobilku.“Terima kasih banyak ya Shan sudah membantu…” Ucapnya begitu masuk ke dalam mobilku.“Iya sama-sama, Sell. Saya bingung juga kalau liatnya ditempat gelap dan hujan deras gini.” Jelasku singkat.




















