Akhirnya kujelaskan alasanku.Satu-satu kita keluar dari ruang sauna. aah.. Bokeb Stelah mengambil key card dari recepsionist, kita naik ke kamarku di 304.Setelah masuk, pintu ditutup, dan langsung kita merebahkan diri di ranjang. AAHH, .. Kakiku menyenggol kakiknya sampai diapun terjatuh dan kita berdua tak sengaja berpelukan. Elsya.”., kataqu sesaat setelah roboh ke samping Elsya. Bongkahan bokongnya tertutup lycra ketat warna krem lebih muda, sesampai menyerupai warna kulit tangannya yg kuning langsat sampai kaki yg tertutup kaos kaki dan sepatu. “Pokoknya ganti stocking ku mahal nih”, Elsya merengek sambil cemberut. Setelah aqu cek in dan beristirahat sebentar, kumanfaatkan fasilitas fitness gratisku. Shitt.. ahh.”., Elsya berbisik di telingaqu, sambil masih kumainkan putingnya. Elsya menjilati jari-jarinya sendiri. Elsya ngos-ngosan kecapean. Sambil dikocok, keluar masuk mulutnya Elsya.“Ohh..!” aqu pun tak luput meracau.Hampir terasa puncakku tercapai, ku dorong Elsya menjauhi kemaluanku, aqu bangun dan berlutut di belakang Elsya.“Masukkin Ry, fuck me please, Ohh..




















