Kecurigaanku terbukti ketika pada suatu hari. Bokep Montok Kamu mengerti? Peristiwa kedua itu sengaja diciptakan Pak Herman dengan akal liciknya. Kebencianku kepada Pak Herman begitu dalam. Ada beberapa surat ketinggalan. Sebenarnya aku sudah curiga, sebab Pak Herman (aku memanggilnya Pak karena teman ayahku) yang rumahnya jauh sering datang minum jamu dan ngobrol dengan ibuku. Begitu ia akan selesai kulihat Pak Herman mencabut batangannya dari kemaluanku dengan gerakan cepat ia mengocokngocokkan batangannya yang keras itu dengan sebelah tangannya dan dalam hitungan beberapa detik kulihat cairan putih kental menyemprot dengan banyak dan derasnya keluar dari batang kejantanannya, cairan putih kental itu dengan hangatnya menyemprot membasahi wajah dan tubuhku, ada rasa jijik di hatiku selain kurasakan amis dan asin yang kurasakan saat cairan itu meleleh menuju bibirku, setelah itu ia lunglai dan terkapar di samping tubuhku, tubuhku sendiri bagai hancur dan tak bertenaga.Seluruh tubuhku terasa amat sakit, dan air mata bercucunan di pipiku. Ibu mau menikah dengan Pak Herman?




















