“Karena dia adalah putra tunggal dari pemilik yayasan ini..”Tak kusangka, pertemuanku dengan Erik Torian bisa mengubah hidupku, seluruhnya. Dia membuka pintu dan melihat diriku mematung sambil menangis di sana. Bokep Montok Kita akan kedatangan seseorang yang sangat istimewa”, katanya sambil tersenyum hangat. Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku. Dan aku segera membenamkan diriku ke dalam pelukan Erik.“Terima kasih..Erik.” “Eriik!! Sudah kuputuskan! Artis ya?”
“Mungkin ya..”, kata Bunda Risa sambil tertawa kecil. Aku tidak pernah bertanya. Sakit!! Yayasan Bunda Erika, aku membacanya di sebuah papan nama di depan pintu masuk bangunan itu. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit. tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”Erik memeluk tubuhku yang kecil dengan erat. Maria. Sakit!! Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku.




















