“Kenapa seh ma? Bokep “Apaan sih ayah ini malu tuh dilihat Andri” kata mami menghentikan tingkah ayah. Akhirnya ayahku mengocok kartunya serta membaginya rata pada kami bertiga. “Ayo Ndri kok malah bengong” kata2 ayah membuyarkan lamunanku. “Iya2 yah” jawabku sedikit sewot sebab kalah pada permainan pertama.Mamaku hanya senyam-senyum menonton kekalahanku. “Achh……geli ma geli” racauku menahan geli. “Udah nikmatin aja Ndri” ujar ayah mendengar racauanku. “Aduh yah Och……terus…….yah Och…..Och…” Desahan mama
Akupun tidak mau kalah dengan ayah aku langsung mempercepat gerakanku. “Iya bener tuh kata Andri yah mami juga udah mulai bosan” sambung mamaku.“Ya udah ayah hari ini punya ide, gimana kalau yang kalah wajib membuka pakaiannya satu-persatu?” Ayah mengutarakan ide gilanya saat itu terhadap kalian dengan senyum-senyum nggak jelas. Apa ayah ini telah gila?” Sahut mamaku sedikit sewot. Mamaku mulai meracau,
“Terus Andri terus jilat itil mami Ndri, ayah juga sedot yang kuat pentil mami mainkan susu mami yah” racau mamku. Aku pun sangat terangsang menonton tanggan ayahku yang sedang asyik dengan pekerjaan barunya




















