Aku tahu ia masih perawan. Inilah kita.”
Aku tak mau menoleh. Bokep Viral Terbaru Bukan emosi terhadap Jay, melainkan terhadap dirinya. “Ray, kapan aku bisa mengalahkanmu?” Jay tersenyum pahit. Dan aku tak bisa menolak ketika Chie mulai menciumi leherku dan membuka retsleting celanaku, menelanjangiku, membiarkanku mendesah saat jemarinya menyentuh batang kemaluanku. Aku tahu itu, aku bukan seorang bodoh. Aduh. Menjentikkan jemarinya memanggil saat aku tergopoh-gopoh memungut rokok mahalku sambil menggerutu. Matanya menatapku saat aku keluar dari kamar. “Seorang cowok keren dengan pikiran terbuka?”
“Minimal bule, deh.”
Kurasakan Chie meremas lenganku, memberikan respon atas guyonanku yang nyaris tidak pada tempatnya. “Aku hanya bertanya,” kata Chie. Aku yang pantang bercinta dengan perek dan pelacur. Membuatku salah tingkah dengan kegelianku sendiri. Aku yang pantang bercinta dengan perek dan pelacur. ah…?”
Chie merasakan kebingunganku. Benarkah? Kurangkul dia dan kubiarkan air mataku membasahi bahunya.PenutupJay menyukai Chie.




















