Jari-jariku kuarahkan ke G-spotnya. Kujilat dan kusedoti kulit mulus yang bersih tanpa bulu itu. Bokep Colmek ”Iya, pak.” dan dengan kata-kata itu, ia pun menyerahkan sepenuhnya tubuhnya kepadaku. Dengan terkejang-kejang, dia menjatuhkan tubuhnya yang sintal ke atas tubuhku. “Terima kasih, bu.” jawabku sambil menerima uang itu. Selanjutnya ia meraih resluitingnya dan memelorotkannya ke bawah, menampakkan nampak celana dalamku yang hitam kebiruan. Tapi bagiku, jadi tampak makin indah. Itulah posisi yang paling mudah. ”Ughhh,” aku melenguh, tubuhku seakan terlempar ke-awang-awang. Menggelinjang keenakan, tubuh wanita itu terbanting keras ke ranjang, lepas dari pelukanku. Akan kupuaskan mbak malam ini.” dengan pelan dan berirama, aku terus menarik pelan pinggulku kemudian mendorongnya lagi. ”Ahhhh.. ”Auw!” wanita itu menjerit kecil saat kepala tumpul yang bulat gede milikku menyentuh dan menguak bibir vaginanya. Kepala penisku yang tadi tertahan, tiba-tiba bisa meluncur masuk meski masih agak sulit. tak tertahankan rasanya. ”Siap ya, mbak. “Terima kasih, bu.” jawabku sambil menerima uang itu.














