tak jadikan rendang..!” sekarang dia mengancam dengan segala jenis masakan yang dia ingat. Cantik sekali. Bokep Korea Akhirnya kecupan dan jilatan lidahku berhenti di kelentitnya. Tetapi yang membuat Suminem kaget, dia tiba-tiba mengeluarkan sebotol kecil air, entah apa itu. Bener lho Nem, nanti setelah kena air tadi kamu akan merasa bahagiaa sekali”. Tidak kuperdulikan lagi omelan mbakyuku dan pandangan sinis orang tuaku (mereka selalu menasehati: hati-hati lho Dar, jangan mbohongi orang). Mulutnya mendesis-desis dan menceracau pelan: “Mbah..aduuh Mbah.. Perkenalkan dahulu, namaku Darminto. Aku bangun dan mengambil gelas berisi air kembang tadi, dan menyodorkan kemulutnya dengan lembut: “minum Nduk, minum. Pasien sudah sepi, dan aku sudah merasa sangat mengantuk. Kamu sudah merasa enakan sekarang?” dia mengangguk: “i..iya Mbah.. Untunglah semua sudah berakhir.”
Dia mengangguk, wajahnya tetap menunduk: “matur nuwun, Mbah.” Katanya: “Berapa saya harus bayar Mbah?” aku tergelak: “wis, wis, bocah ayu, Mbah nggak minta bayaran kok. Aku jadi kesal: “buka mulutmu Nduk, terima saja.










