Aku berteriak. Bokep Brazzers Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. “Eriik!! Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya.“Ahh..”
Aku mulai menikmati getaran aneh pada diriku. Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. Erik bergeser ke sampingku. Masih kecil sudah kenal laki-laki!! tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”Erik memeluk tubuhku yang kecil dengan erat. “Ya Erik..aku adalah milikmu. Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Erik sangatlah baik padaku. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Erik belum pulang dari kantor. Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. “Karena dia adalah putra tunggal dari pemilik yayasan ini..”Tak kusangka, pertemuanku dengan Erik Torian bisa mengubah hidupku, seluruhnya.




















