Sekarang pasti sebagian besar pahaku yang terbalut stoking nampak jelas dimatanya. Bokep Cina Bramanto memperbaiki posisi duduknya. “Eh nggak bu.. Kenapa? Aku sama ‘manto memang sengaja mau buktiin gosip itu” ujarnya lagi setengah membela diri tapi dengan ekspresi penuh kemenangan karena berhasil membuktikan omongannya padaku. Ibu masih lama disini?” suaranya datar dan sopan.Aku hendak menjawab tapi dia kembali melanjutkan kalimatnya,
“Aku sekalian mau pamit pulang.. Itu reaksi yang kunantikan!Sejenak aku memandangi sosok gempal yang nampak rikuh di depanku. Apakah aku betul-betul menikmati apa yang kulihat dari adegan-adegan penuh nafsu yang dipertontonkan Diana dan Nina di toilet tadi? Kenapa? Tubuhnya yang gempal tampak bergerak-gerak mengikuti nafasnya yang berat agak tersengal-sengal serta sebentuk gundukan panjang mirip polisi tidur tercetak jelas di celana satpam-nya yang ketat.




















