Namun otaknya masih berfungsi normal, meskupun sempat kaget.“Kamu kan nilainya bagus, nggak ada masalah kan..”, sambil duduk di balik kemudi.“Ada sedikit sih kalau Ibu nggak bisa mungkin kepala guru bisa membantu saya, sekaligus melaporkan
pelajaran Adi”, Reza tersenyum penuh kemenangan.“Apa hubungannya?”, Keringat mulai menetes di dahi Yeni.“Sudahlah kita sama-sama tahu Bu. Bokep STW Tidak ada rahasia diantara kami berdua”.“Jadi artinya”, Kali ini Yeni benar-benar kehabisan akal.Tidak tahu harus berbuat apa.“Bu, kalo saya mau melayani Ibu lebih baik dari Adi, mau?”,Reza bangkit dari duduknya dan berdiri di depan Yeni.Yeni masih belum bisa menjawab pertanyaan
muridnya itu. Tubuhnya panas dingin.Yeni masih belum bisa menjawab pertanyaan muridnya itu. Ia langsung dipersilakan duduk.“Bu, Adi kangen lho”.“Iya deh…, nanti. Matanya terpejam sesaat, menikmati kenikmatan yang telah lama tidak dirasakannya.“Hmm…, kamu lihai Adi…, Sekarang…, coba kamu berbaring”.Adi menurut saja.Penisnya segera menegang ketika merasakan tangan lembut gurunya.“Wah…, wahh.., besar sekali”,tangan Yeni segera mengusap-usap penis yang telah mengeras tersebut.Segera saja benda panjang dan berdenyut-denyut itu masuk ke mulut Yeni.




















