Dan aku panggil-panggil tante Susi.“Tante.., Tante.., Dik Wisnu.., Dik Wisnu” lho kok kosong, warung ditinggal sepi seperti ini, kali saja lupa nutup warung. “O.., Wisnu sedang dibawa sama kakeknya.., katanya kangen sama cucunya.., maaf ya mas Roy tante pake’ pakaian kayak gini.. Bokep Ojol “Wah ngerepoti mas Roy” kata Tante Susi
”Sini biar tante ikut bantu juga”
Warung sudah tertutup, kini aku pulang lewat belakang saja. Akhirnya semua terasa enteng, badanku serasa terbang, ada kenikmatan yang sangat luar biasa. Mungkin karena hujan tadi jadi para mata keranjang yang biasa nongkrong di warung tante Susi pada males keluar. Lalu aku cepat-cepat berdiri sambil membalut tubuh tante dengan handuk yang jatuh tadi. “Mas.., boleh donk tante ngeliatin kontolmu bentarr saja..?”
Belum sempat aku menjawab, tante Susi sudah menarik sarungku, praktis tinggal CD-ku yang tertinggal plus kaos oblong. Sehingga setiap malam warungnya selalu dipenuhi oleh orang-orang tua yang betah memandangi tubuh seksi tante Susi itu.




















