Kok rasanya sayang kalo di…”“Halaaah, sudah gak usah banyak omong. Vidio Porno Sebentar lagi sudah waktunya tutup, saya buatin kamu bakmie buat ganjal perut sebelum kita makan malam.” usul pak Fahri, dan Lastri pun bukannya tak mau, karena memang sejak semalam perutnya belum diisi dengan makanan. Pak Fahri menjenggut rambut panjang gadis itu dan mengangkat kepalanya yang terpotong sambil terus mencium bibirnya selama beberapa detik.“Mmmhhh…” ia melepas ciumannya dan menatap potongan kepala gadis itu yang masih membelakakkan matanya, “maaf yah Non, Bapak lagi butuh daging gadis muda yang rasanya enak itu, Non datang di saat yang tepat membawa daging impor lagi hehehehe…”Ia lalu meletakkan kepala itu di atas meja di sebelahnya dan mulai beralih ke arah tubuhnya yang masih mengucurkan darah dengan deras pada potongan lehernya. Pak Fahri tersenyum melihat ekspresi polos anak semata wayangnya yang tengah terlelap lalu menutup pintu kamar dan kembali ke bawah.Saat itu hujan sudah turun sangat deras, sesekali kilat menyambar dan disusul bunyi guntur.




















