” Balas ku.Suara motor terdengar, ia pun memakirkan motornya di sebelah motor om-om itu.“Ini motor siapa say.” Tanya Rian
“Motor tamu Ibu ku.” Jawabku. Bokep JAV Dan aku meliahat om-om itu berdiri di hadapan Ibu ku, entah apa yang di lakukan Ibu ku. Benarkan!”
“Em…mau tahu aja kepo nih hehehe,” dia memang membuat aku tertawa, masalahnya aku yang lebih dulu untuk membuka canda dan tawa. di sini ajah..” Aku pun terdiam. Tangan nya memegang kepala om-om itu yang berrambut cepak.Om-om itu asik menjilati vagina ibu ku yang terlihat tembem, dan penuh dengan bulu-bulu yang menghiasi di sisi-sisi vaginannya dengan sangat indahnya dan teratur rapi. Aku pun menuju ruang dapur. Aku rasakan ada yang beda pada diriku. “Ah.. Namun di balik pemalunya aku suka. ada tamu yah. Eght.. Sehingga menjadikan kami sepasag yang gak nyambung dalam sifat.“Riaan nanti malam main yah kerumah.. Aku merasa jiik melihatnya, namun rasa penasaranku semakin mem beranikan diriku untuk mengintipnya. uuh..aaah..” Sangat berdesir aku mendengarnya.Desahan mereka membuat aku gak bisa diam




















