Ohh..”Jenny seperti tidak perduli, ia terus saja membuat kedua puting ini merasakan rangsangan luar biasa. (Mengetikkan cerita ini saja membuat dua puting susu saya terangsang lagi mengingat rasanya). Bokeb Saya agak malu, karena paha dan kakinya jelas-jelas lebih panjang dan lebih indah. Aku melihat Jenny membawa nampan berisi sarapan pagi ke dekat ranjang dan mempersilakanku makan. “Kenapa, Jen?”
“Maaf ya, semalam aku kurang ajar sama kamu.” sambungnya, “Maaf juga soalnya aku biarin temanku tadi masuk.”
“Nggak apa-apa Jen.” jawab saya berusaha maklum, “Semalam itu.. enaknyaa.. Namun apa yang terjadi siang ini seperti membuat saya tidak mungkin melupakan kejadian malam itu. Uhh, pada saat yang sama, saya mencapai klimaks kenikmatan.“Aduhh Jennyy.. Seharusnya saya merasa malu, namun saya malah menegakkan tubuh, membusungkan dada, hingga Jenny bebas menikmati keindahan dua susu saya yang berwarna lebih terang dibandingkan tubuh saya yang sawomatang, lengkap dengan dua putingnya yang coklat tua.Jenny terbaring miring di ranjangnya dengan pose yang amat merangsang.




















