“Aduuh mass, sudah mass…..” kataku sambil nerusaha menyingkir dari pelukannya dan melepas kontolnya yang masih menancap di dalam memekku. Kujilati leher sampai kupingnya, dadanya, perutnya hingga ke kontolnya yang ukurannya gak besar-besar amat. Bokep Tobrut Pacarku lalu mengajakku masuk ke salah satu kamar yang ada di rumah itu.Kamarnya agak sempit dengan kasur lantai yang berukuran lebar 1 meter. “Sleeeppp…” “Aaargghhh…” erangku. “Gakpapa, kita pinjam kamar sama temanku yuk, lagian ini jadi tempat basecamp teman-temanku, mumpung mereka belum pada datang” jawabnya merayuku. Perlahan Teguh mencabut kontolnya dari memekku dan dia pun langsung pergi keluar dari kamar. “Ini kamar siapa sayang?” tanyaku sambil duduk di kasur. Tapi apa boleh buat tubuh Teguh lebih kuat. Pacarku sudah paham akan hal itu. “Ini kamar siapa sayang?” tanyaku sambil duduk di kasur. “Aaahhhhh….” teriakku keras sekali. “Sayangku, ternyata memekmu sudah basah, kamu sudah bernafsu ya?” tanyanya sambil mengelu-elus memekku.




















