Di hari yang cerah itu, Anisa minta aku mandi bersama di sungai yang rimbun tertutup pohon-pohon besar. Bokep ” Jawabku. Alangkah sedihnya Anisa malam itu, dia nampak cantik, lembut dan mesra. Kami mandi berendam, berpelukan, lalu bersenggama lagi. kan belum kawin ? ” Lumayan sayang ?!” sahutku setengah berbisik. Aku memberikan kalung emas bermata zamrud kepada Anisa. Kami sepakat untuk menjodohkan anak kami kelak, jika Tuhan mengijinkannya. Karena remang-remang aku sampai tak melihatnya. Dia menyodorkan uang dua lembar lima puluh ribuan, aku menolaknya, biar aku saja yang membayar Taxi itu. Jika aku tak salah, hampir tiga jam lamanya hujan turun, dan hampir tiga jam kami berpelukan menahan dingin.Setelah hujan reda, kami membuka ransel masing-masing. Dia merasakan nikmat yang luar biasa, lalu disuruhnya aku memasukkan jari tengahku ke dalam lubang ‘Ms.




















