“Enak aja minjem, ini tuh barang dagangan.”
“Ayolah Jay..”, rayuku.Akhirnya rayuan gombalku membuahkan hasil. Film Porno “DJ, kamu di dalam?” kataku. Aku membuka kancing celana jeans birunya, dan seketika itu pula kupelorotkan celananya. “Nyari DJ ya?” tanya kakaknya. “Nyari DJ ya?” tanya kakaknya. Kulitnya putih bersih, tinggi, dan badannya sedang. “Eh DJ, aku mo dipinjemin yang mana nih?” tanyaku. gimana kalo kita main sekali lagi Mas Den?”, tanya Aryo sambil tersenyum nakal. Kata DJ tiga film yang kupinjam bagus-bagus. Dalam perjalanan pulang aku bercakap-cakap dengan Aryo. Kami berciuman nikmat sekali, kemudian ia mencium leher dan dadaku, sambil mengelus ketiak dan punggungku. “Duduk sini, Aryo”, kataku sambil menarik tangannya. “Enak aja minjem, ini tuh barang dagangan.”
“Ayolah Jay..”, rayuku.Akhirnya rayuan gombalku membuahkan hasil.




















