Pria itu sepertinya masih marah. Bokep Family Tangannya kemudian memijati pinggiran daerah sensitif saya. Saya ceritakan soal desakan ibu mertua agar saya segera punya anak. Risih juga membuka pakaian di depan pria tua itu.“Gantilah,” katanya ketika melihat saya masih bengong.Inilah pertama kali saya ganti pakaian di dekat pria yang bukan suami saya. Rio, suami saya, bahkan tidak pernah menyentuh daerah pribadiku dengan mulutnya. Saya pun kaget dan berusaha mengelak. Tentang jabatan di kantor, tentang anak, tentang hari esok dan juga tentang ranjang.Bila sudah sampai tentang ranjang itu, seringkali pula saya membayangkan saya bergumulan habis-habisan di tempat tidur. Meski begitu, hari-hari kami lalui dengan baik-baik saja. Ia tidak bercerita mengapa pisah dengan istrinya.Pertemuan kedua, di kantor polisi. Itu yang saya tunggu-tunggu. Pria yang kemudian saya ketahui Pak Karyo itu segera menyambar lengan saya.Akibatnya, tubuh saya yang hampir jatuh, menjadi terpuruk dalam pagutan Pak Karyo.




















