Bahkan mungkin ia melupakan bahwa k0ntolku baru setengah masuk ke lobang memeknya.Melihat keadaan itu, ku tumpukan tubuhku di atas siku yang berada di kedua sisi tubuhnya dan ku pegang erat bahunya. Tetapi aku sangat terkejut, karena yang datang bukan tante Hana, melainkan Mirna, putrinya yang baru kelas 3 SMP. Bokep Tante Tetapi ternyata hujan tidak berhenti hingga lewat jam 11 malam. Tanpa pikir panjang, ku lepaskan seluruh pakaian yang menutup tubuhnya, mulai dari babydol yang dikenakannya, hingga BH dan CDnya.Tampak dihadapanku sesosok tubuh kecil yang lumayan langsung dengan buah dada kecil yang montok. Dalam selang waktu itu terjadi percakapan kecil antara aku dan tante Hana.“Silahkan diminum airnya, nak Rey!” kata tante Hana.“Iya, Tante!” jawabku sambil mengambil gelas berisi teh hangat yang ada di depanku.“Sudah semester berapa sekarang?” tanya Tante Hana memulai percakapan.“Sudah semester akhir sih, Tante! Sekitar pukul 09.30 atau kadang molor sampai jam 10.00 malam, barulah aku minta izin pulang.




















